Jumat, 12 Desember 2014

[Uni Stuttgart] Henidya Putri: Luft- und Raumfahrttechnik/Aeronautical Engineering

Henidya Putri Heramarwan, Stufen SoSe 2012
Henidya Putri Heramarwan. Alumni dari MA Darul Marhamah, Cileungsi - Bogor, ini sekarang menempuh pendidikannya di jurusan Teknik Aeronautika (Luft- und Raumfahrttechnik) di Universitas Stuttgart. 

Ketika ditanya kenapa memilih Uni Stuttgart? Heni menjawab "Karena Uni Stuttgart adalah universitas dengan jurusan teknik penerbangan terbaik di Jerman. Uni Stuttgart juga satu-satunya Universitas (bukan Hochschule) di Jerman yang menawarkan LRT (Luft- und Raumfahrttechniksebagai jurusan yang berdiri sendiri." 

Selasa, 04 November 2014

[Uni-Hamburg] Joshua: "Take German Seriously!"

Joshua Christian,
Stufen MORGEN SoSe 2013


"Take German Seriously!" He said. Itu adalah salah satu pesan terpenting yang disampaikan oleh Joshua Christian. Alumni SMAK 1 BPK Penabur Bandung ini sekarang sedang menempuh pendidikannya di jurusan Kedokteran di Hamburg, Jerman. Cita-citanya yang ingin menjadi seorang ahli bedah jantung membuat Joshua mencari informasi mengenai pendidikan di Jerman. Pertama kali bertemu dengan Stufen di expo pendidikan yang diadakan oleh SMAK 1 BPK Penabur, Joshua langsung mendapatkan informasi mengenai pendidikan di Jerman dan juga semua keuntungan dan kesulitan yang nantinya akan dijalani saat menimba ilmu di Jerman.

Rabu, 22 Oktober 2014

[DW-NEWS] Nurses fired at German hospital for patient selfies

Five emergency room staff have been sacked at a German hospital for posting humiliating photos of patients online, a spokesman for the clinic in the western city of Aachen has confirmed.
According to media reports that surfaced on Tuesday, the five emergency room staff were terminated with immediate effect from the Aachen University Clinic after it was found they had published pictures and videos of patients in compromising poses.

Selasa, 07 Oktober 2014

[HS-Mannheim] Putri : Ikut Ikutan Teman? That's No No!

"Susah bukan alasan untuk berhenti, tapi tidak mau memulai dan tidak mau mencoba itu yang harus diwaspadai." - Putri

Putri Nur Julita, STUFEN MORGEN SoSe 2012
Perkenalkan teman kita yang satu ini. Namanya Putri Nur Julita. Putri, yang memiliki impian untuk menjadi ahli kimia ini ,dulunya bersekolah di SMAN 67 Jakarta Timur. Namun setelah Putri berkenalan dengan bahasa Jerman, kini impiannya bertambah. Ia ingin menguasai bahasa Jerman seperti Native Speaker.

Melalui pengajar bahasa Jerman di SMAN 67, Putri mendapatkan banyak informasi mengenai Jerman. Tetapi tidak puas sampai situ juga, Putri juga memanfaatkan google untuk mencari berbagai informasi lainnya mengenai Jerman.

Kamis, 02 Oktober 2014

[ARTIKEL] Mempelajari Dunia Perkuliahan Jerman Bersama Inggita Arundina



Beberapa waktu lalu, Inggita membagi pengalamannya tentang kuliah di Jerman melalui wawancara dengan situs www.berkuliah.com. Inggita, yang sekarang ini terdaftar menjadi mahasiswa Hochschule fuer Technik und Wirtschaft (HTW) Berlin, membagi kisah perjalanannya menuju Jerman. Inggita merupakan salah satu alumni Stufen Edu yang berangkat ke Jerman pada tahun 2010 silam.

Untuk mengetahui cerita dari Inggita ini, mari kita simak hasil wawancaranya berikut ini:

Silahkan Klik : "Bersama Inggita Arundina, Kita Pelajari Dunia Perkuliahan di Jerman"

Rabu, 02 Juli 2014

HS Esslingen: Biaya Kuliah Murah, Fasilitas Wah

Mungkin tidak banyak yang sudah pernah mendengar nama HS (Hochschule) Esslingen. Kampus yang terletak di salah satu negara bagian Jerman yang bernama Baden-Wuerttemmberg ini memberikan berbagai macam fasilitas yang dapat menunjang perkuliahan mahasiswanya. Salah satu siswa Stufen yang berangkat di bulan November tahun 2012 lalu sedang menimba ilmunya di kampus ini. 


I Putu Bagus Andryan Tresna, 
STUFEN MORGEN SoSe 2013
I Putu Bagus Andryan Tresna. Sebelum berangkat ke Jerman ia bersekolah di SMAK Santo Yoseph Denpasar, Bali. Ketertarikannya untuk melanjutkan pendidikan di Jerman, dilandasi informasi yang ia dapat dari Internet dan berbagai sumber lainnya yang mengatakan bahwa biaya kuliah di Jerman itu murah namun tetap mengutamakan kualitas pendidikannya. Namun bukan hanya itu alasan yang membuatnya memutuskan untuk berangkat ke Jerman. Hal lain yang meyakinkannya untuk berangkat ke Jerman adalah keinginannya untuk mempelajari kebudayaan Jerman khususnya, dan budaya Eropa pada umumnya.

Rabu, 25 Juni 2014

Belajar di Jerman Demi Hidup Yang Lebih Baik

Zahratul Firdausi,
STUFEN MORGEN SoSe 2014

Zahratul Firdausi. Lahir di Malang pada tanggal 5 Agustus 1996.
Pertama kali ia menginjak Jerman pada bulan November 2013 lalu. Saat ini ia sedang menempuh pendidikannya di Studienkolleg (STK) HTW Berlin.

Ketika ditanya, mengapa memilih Jerman sebagai negara tujuan pendidikan setelah SMA, ia menjawab salah satunya karena biaya kuliah yang cukup terjangkau. Alhamdulillah, setelah beberapa kali ujian masuk, ia pun diterima di STK HTW Berlin. Di STK HTW Berlin, ia hanya mengeluarkan biaya 285.35 Euro per semesternya. Dengan biaya yang ia keluarkan per semesternya itu, ia mendapatkan fasilitas seperti Semestertiket (Abonemen Transportasi) untuk wilayah Berlin-Brandenburg dan kartu potongan jika makan di Mensa (Kantin Kampus).

Kamis, 12 Juni 2014

Pembukaan Pendaftaran Gelombang II

Pembukaan Pendaftaran Gelombang II

Para peserta yang mendaftar pada Gelombang II ini akan memulai kelas persiapannya di bulan Agustus 2014 dan akan diberangkatkan pada bulan Januari 2015.

TEMPAT SANGAT TERBATAS!
Jakarta : 3 Bangku
Bandung: 5 Bangku 
Untuk informasi lebih lengkap mengenai Biaya dan syarat ketentuannya silahkan langsung saja menghubungi kami!
Jakarta: 021-71684649
Bandung: 022-92000234 

Kamis, 03 April 2014

[VIDEO] German Vocabulary - Tiere


Source: Daniel Deutschmann

[VIDEO] Visual Guide to German Pronunciation - Ü



Source: Easy German

[ARTIKEL] SOMMERZEIT dan WINTERZEIT


Mungkin kita sering bertanya-tanya, sebenarnya berapa jam perbedaan waktu antara Indonesia dan Jerman. Apakah ketika kita bangun pagi di Indonesia, orang-orang di Jerman baru akan tidur di malam hari?

Negara-negara yang terletak di benua Eropa, termasuk Jerman pada umumnya memiliki dua kategori waktu yang biasanya dikenal dengan waktu musim panas (Sommerzeit) dan waktu musim dingin (Winterzeit). Kategori waktu tersebut sebenarnya sudah ada sejak lama, namun baru ditetapkan secara resmi di Uni Eropa pada tahun 1980. Sejak saat itu pula Jerman secara resmi memiliki dua kategori waktu, Sommerzeit dan Winterzeit.

Kamis, 27 Maret 2014

[SONG] Mein Hut, Der Hat Drei Ecken



Mein Hut, der hat drei Ecken,
(My hat has three corners)

Drei Ecken hat mein Hut,
(Three corners has my hat)


Und haett er nicht drei Ecken,
(If it had not three corners)

So waer es (auch) nicht mein Hut.
(It wouldn't be my hat)


Video Source: TamTam Erlebnismusik

[VIDEO] German For Beginners


Understanding German in a few minutes.
Enjoy. ^^

Source: DAAD

Selasa, 25 Maret 2014

[RECIPE] Curry Wurst


Currywurst
(Sosis Bumbu Kari)

Bahan:
4 buah sosis sapi
2 siung bawang  putih
1 senduk teh terigu
Garam, merica, paprika bubuk dan penyedap rasa secukupnya
1 sendok makan  bubuk kari
1 sendok teh gula pasir
Minyak untuk menggoreng
2 sendok makan saus tomat
Sedikit air

[SONG] The Beatles - Sie Liebt Dich (Eng Sub)


One of famous group sing in German.
Lets sing along.


Sie liebt dich ye ye ye... 


Source: Surferriness

[VIDEO] ABC - German Pronounciation


If you learn German, this video could help you to find out how the words sounds like.

"Sprech mir nach!" means "Repeat after me!"


Source: Andrea Thionville

Senin, 24 Februari 2014

[DW News] Mitos Indonesia Raih Special Mention Belinale 2014

Film pendek Indonesia tentang ritual unik menghentikan hujan mencuri perhatian dalam Festival Film Berlin 2014. Aditya Ahmad, menjadi sutradara termuda dan meraih Special Mention kategori Crystal Bears.


Aditya Ahmad dan Isfira Febiana


Rombongan murid sekolah dasar sejak pagi mengantri di Haus der Kulturen der Welt Berlin. Pagi itu, enam film pendek yang lolos seleksi Crystal Bears, Festival Film Berlin diputar, salah satunya dari Indonesia.
Gedung bioskop berkapasitas 1.040 kursi pagi itu penuh oleh sebagian besar anak yang tak bisa menahan antusiasme, bicara keras satu sama lain sambil tak henti bertepuk tangan.
Keriuhan baru mereda ketika film mulai diputar.

Senin, 17 Februari 2014

[DW News] Kecil Tapi Milik Sendiri – Tempat Tinggal Mahasiswa



Satu wastafel, lemari, tempat tidur dan meja belajar yang besar. Lebih banyak mebel lagi tidak mungkin muat di dalam kamar sekecil itu. Mahasiswi Serbia Tijana Milunovic tinggal di sebuah kamar kecil seluas hanya sebelas meter persegi. Lewat Serikat Mahasiswa di Köln ia memperoleh kamar di asrama ini. „Waktu saya pertama kali masuk kamar ini, saya terkejut sekali“, mahasiswi berusia 25 tahun itu mengingat. Namun perempuan cekatan ini tidak berkecil hati. Ia membeli alat pembersih untuk membersihkan tempat tinggal barunya.
Gaya Barak Militer Sudah Tidak Zaman Lagi
Mahasiswi muda asal Serbia itu kurang beruntung. Ia mendapat kamar di sebuah asrama mahasiswa yang bergaya barak militer. Di sisi kiri dan kanan koridor panjang berderet kamar-kamar. Kamar mandi bersama berada di koridor. Asrama sepert ini kuno dan sudah jarang. Zaman sekarang konsep bangunan asrama mahasiswa berbeda. Tempat tinggal mahasiswa lebih nyaman dan biasanya tiga sampai empat orang tinggal bersama di satu apartemen. Setiap orang memiliki kamar sendiri-sendiri.
Tinggal sendiri di kamar tunggal di sebuah asrama mulai jarang, demikian juru bicara Serikat Mahasiswa Köln Cornelia Gerecke. "Kami menyewakan apartemen lengkap dengan dapur, kamar mandi dan balkon". Kamar mahasiswa yang baru harus berukuran minimal 17 meter persegi. „Ini ditetapkan oleh pemerintah negara bagian Nordrhein-Westfalen (NRW)“, jelas Gerecke. Karena fluktuasinya cukup tinggi asrama mahasiswa diperbaiki secara rutin. Harga sewa kamar rata-rata 230 Euro. Tidak ada tempat tinggal semurah itu di pasar perumahan.